Sidekick

Urip mung mampir ngejus

Senang rasanya sudah sampai hari ketujuh dalam #31harimenulis. Kesenangan ini timbul karena dual. Pertama karena ide sederhana nan iseng ini ternyata mendapat sambutan positif dari teman-teman. Senang melihat bagaimana saat menuju jam 12 maam teman-teman riut di jejaring sosalnya masing-masing karena belum menulis. Ini bukan soal takut didenda tapi bagaimana kita belajar bertanggung jawab atas apa yang telah kita janjikan sebelumnya. 
Kedua, saya begitu senang ketika tulisan yang masuk begitu beragam. Ibaratnya dari mulai urusan alat kelamin (Matahari silakan ngacung), pameran seni (Dina silakan tunjuk jari) sampai soal review beragam negara (Binar silakan berbinar). Artinya bahwa menulis adalah milik semua orang, menulis adalah pencerminan dari siapa orang itu. Aktivitas menulis adalah hak asasi setiap orang, setiap orang berhak didengar lewat tulisannya. Dan melihat ragam tulisan yang begitu banyak kita seperti paduan suara, dari alto sampai bas semua ada. Tak soal apakah paduan suara ini merdu, setidaknya paduan suara ini berhasil menyatukan kesenangan kita bersama. 
Di minggu kedua #31harimenulis ada beberapa rencana yang berusaha saya susun agar kompetisi senang-senang ini semakin hangat. Kabar baik pertama adalah di akhir kompetisi ini akan dibuat e-book berisi kumpulan tulisan terbaik dari masing-masing peserta. Setiap peserta akan diwakili oleh satu tulisan terbaiknya untuk kemudian dikompilasikan dalam satu buku. Tujuannya sederhana saja, agar kompetisi ini memiliki artefak dan arsip yang jelas, juga untuk merayakan beragam jenis tulisan yang terkumpul. 
Usaha kedua untuk kompetisi ini adalah dengan mengundang penulis tamu. Maksudnya penulis tamu disini adalah orang-orang yang diundang untuk menuliskan pengalaman menulisnya pada kita semua. Saya berusaha untuk mengajak penulis dari beragam genre, mulai dari penulis olahraga sampai penulis travel. Tujuannya pun sederhana saja, agar kita tahu dan sedikit belajar bagaimana sebenarnya proses menulis untuk tiap-tiap jenis penulisan. 
Semoga rencana-rencana ini dapat terwujud di minggu kedua proyek #31harimenulis. Saran dari teman-teman juga jelas sangat ditunggu. Mari menulis dengan senyum.
#tulisan ketujuh dalam proyek #31harimenulis
Advertisements

4 thoughts on “7 dari 31

  1. dimpil says:

    piye carane dadi penulis tamu?

    Like

  2. damarwijayanti says:

    “Setiap peserta akan diwakili oleh satu tulisan terbaiknya untuk kemudian dikompilasikan dalam satu buku.”

    bagaimana dengan tulisan seri seperti milik saya?

    Like

  3. rocky says:

    kalo butuh penulis tamu spesialis komen, koe reti lah no. hp ku 😛

    Like

  4. Ardi Wilda says:

    @dimpil: penulis tamu diundang tiga admin yang ganteng nan kece pil 😛
    @damar: hmmm..mari kita pikirkan, ada beberapa opsi
    1. dek damar bisa membuat sebuah tulisan rangkuman dari tulisan seri tersebut, jika memang itu tidak mengganggu keseluruhan tulisan seri adik damar.
    2. akan dipilih salah satu cuplikan dari cerita seri yang terbaik menurut juri
    3. baiknya kita diskusikan saja, hehe gmn?

    @roki: lha iki perusuh e teko, haha

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: