Sidekick

Urip mung mampir ngejus

Frau tampil untuk promo album mini debutnya dengan penampilan yang hangat sekaligus memikat.

 
Senin malam (12/4) di Kedai Kebun Forum Yogyakarta beberapa undangan tampak saling berbincang sebelum melihat pertunjukan dari Frau, seorang solo pianis muda asal Jogja. Meski dengan jelas dituliskan bahwa pertunjukan ini hanya untuk undangan beberapa orang tampak nekat menuju lokasi tanpa undangan di tangan. Beberapa remaja yang datang tanpa undangan mengaku tak ingin melewatkan penampilan dari Frau yang selalu intim dan hangat lewat musik-musik yang ditawarkannya.


Pertunjukan ini sendiri merupakan rangkaian promo album terbaru Frau yang bernama asli Leilani Hermiasih. Album bertitel Starlit Carousel dari Frau merupakan full albumnya dengan ditemani Oskar, sang piano kesayangannya. Berisikan enam buah lagu Starlit Carousel menghadirkan sebuah musik sederhana dari dentingan Oskar si piano dan suara memikat Frau. Album mini ini sendiri sebelum dirilis dalam bentuk album fisik juga dapat diunduh secara gratis di netlabel Yes No Wave.

 
Tepat pukul delapan malam pertunjukan ini dibuka oleh grup band tweepop asal Yogya yang menamakan diri Brilliant at Breakfast. Di penampilan ini mereka mengajak Arif, drummer Lampukota, untuk memainkan marakas. Brilliant at Breakfast memainkan empat buah lagu garapan mereka dan memainkan lagu “Dress Up in You” milik Belle and Sebastian. Pop bernuansa manis yang ditampilkan Brilliant at Breakfast cukup menghangatkan suasana pertunjukan ini.

 
Melanjutkan kehangatan yang diciptakan oleh Brilliant at Breakfast, Frau membawa suasana malam itu semakin hangat dan intim dengan musik yang dihadirkannya. Venue yang berukuran sekitar tiga kali lapangan badminton semakin padat oleh beberapa penonton yang baru masuk tatkala Frau memainkan lagu-lagunya. Dengan ditemani sebuah lampu bulat yang memendarkan nuansa temaram dan secangkir kopi di sampingnya membuat pertunjukan Frau terasa begitu hangat bagi penonton yang hadir malam itu.

 
Ia memilih “Rat and Cat” sebuah lagu yang ada di album pertamanya untuk membuka promo albumnya kali ini. Setelah memainkan “Rat and Cat”, Frau memainkan lagu “Intensity Intimately” yang lebih lambat dibanding lagu sebelumnya. Ia melanjutkan penampilannya dengan “Mesin Penenun Hujan” sebuah lagu yang membuat Frau banyak dikenal publik luas. Setelah itu ia memainkan lagu “I’m a Sir” serta sebuah lagu Melancholic Bitch (Melbi) berjudul “Sepasang Kekasih Yang Pertama Bercinta di Luar Angkasa.” Sayangnya Ugo vokalis Melbi yang merupakan rekan duet Frau di lagu itu tak bisa hadir di pertunjukan ini. Frau menutup penampilannya dengan meng-cover sebuah lagu dari Iggy Pop, “Loco Mosquito”.

 
Promo album dari Frau ditutup oleh seorang pengamen jalanan yang selalu menyanyikan lagu-lagu milik The Beatles saat mengamen, ia menamakan dirinya dengan Pieter Lennon. Pak Pieter, begitu ia biasa disapa, bermain cukup apik dengan sebuah gitar akustik, harmonika dan tentunya lagu-lagu dari The Beatles yang dimainkannya malam itu. The Beatles ala Pak Pieter berhasil menutup promo album Frau yang tak hanya hangat namun juga menyenangkan.

 

Artikel ini dimuat dalam Rolling Stone Indonesia (Online) pada 12 April 2010

Advertisements